Kota Menggala

Kentalnya Kopi Lampung, Tak Sekental Adat Budaya Kota Menggala

Kota Menggala – Masih seputar Lampung, kali ini Tebar Pesona Travel mengajak Anda untuk menambah sedikit wawasan tentang Lampung dengan menengok Kota Menggala, Ibukota dari Kabupaten Tulang Bawang.

Meskipun judul artikel ini sedikit lebay, namun demikianlah adanya. Seruput dulu kopinya Kiay, biar gak salah faham! Hehe

Menggalow, begitulah penduduk asli menyebut kota tertua di Lampung yang ikut andil menjadi saksi sejarah masa lampau negeri kita tercinta ini. Kota ini pula yang menjadi tempat pertama adanya Sekolah Rakyat (SR).

Menggala merupakan kota tua yang berkembang sejak pemerintahan Kolonial Belanda. Namun apapun budaya yang masuk ke kota ini, tidak lantas membuat tradisi, adat dan budaya masyarakat Menggala ikut tergerus oleh perkembangan zaman.

Masih dilestarikannya rumah-rumah adat yang berdiri kokoh di kota ini, cukup bukti bahwa tradisi masyarakat Menggala tidak pernah lekang oleh waktu. Terlebih ketika Anda memasuki Tiuh Tohow (Kampung Tua) seperti Bujung Menggala, Gunung Katun, Tulang Bawang Udik dan Lengai.

Kota Menggala
Gambar: duniaindra.com

Di kampung-kampung tersebut Anda bisa melihat rumah-rumah panggung sebagai tradisi turun temurun yang tetap terjaga hingga sekarang dalam kehidupan masyarakat Menggala.

Dari sisi seni dan budaya, masyarakat Kota Menggala juga tidak melupakan sanggar-sanggar seni / budaya warisan nenek moyang yang terus dikembangkan di Kabupaten Tulang Bawang. Seperti Sanggar Seni Besapen salah satunya yang hingga kini masih terjaga dan terpelihara.

Kota Menggala
Gambar: facebook.com/sanggar.tuba

Dan kentalnya adat budaya di kota ini terlihat ketika adanya acara masyarakat seperti acara mendirikan rumah (ruwah bumi), acara pemberian gelar, pernikahan maupun khitanan yang dilangsungkan secara adat. Pelaksanaan acara tersebut sangat menarik untuk diikuti agar lebih mengenal budaya Kota Menggala.

 

Lihat juga : Mengenal Gerbang Sumatera Lewat Menara Siger Lampung

 

Adapun kesibukan tradisional masyarakat selain berdagang, adanya sungai terbesar di Lampung yaitu Way Tulang Bawang di kota ini menjadikan mata pencaharian sebagian masyarakat berkutat dengan kesibukan sungai sebagai kota pelabuhan. Namun tidak sedikit pula yang bekerja di kantor-kantor pemerintahan. Mengingat perkantoran Kabupaten Tulang Bawang juga berpusat di Kota Menggala.

 

Potensi Wisata di Kota Menggala Cukup Menjanjikan

Potensi wisata yang ada di kota ini sebenarnya cukup menjanjikan. Banyak objek-objek wisata menarik yang bisa dinikmati keindahannya. Nah, jika Anda penasaran dengan objek-objek wisata yang ada di Ibukota Kabupaten Tulang Bawang ini, simak beberapa diantaranya;

• Way Tulang Bawang

Kota Menggala
Gambar: ulunlampung.blogspot.com

Memiliki lebar 200 meter dengan panjang mencapai 136 kilometer, sungai yang membelah wilayah Kota Menggala menjadi dua bagian ini seperti yang sudah disebutkan di atas, merupakan sungai terbesar di Provinsi Lampung.

Kegiatan rutin yang diselenggarakan setiap tahun di sungai ini adalah lomba memancing, lomba perahu hias dan lomba dayung. Namun pemerintah setempat telah merencanakan pembangunan rumah terapung, pusat kuliner dan oleh-oleh khas Tulang Bawang di kawasan ini.

 

• Wisata Cakat Raya

Kota Menggala
Gambar: Google

Cakat Raya menjadi favorit para kawula muda di kota ini sebagai tempat nongkrong yang asyik. Sambil menikmati pesona alam sekitar, tak jarang mereka memanfaatkan spot-spot unik di kawasan Wisata Cakat Raya untuk jeprat jepret berselfi-ria.

Selain pemandangan indah yang ada, di dalam kawasan Cakat Raya ini juga Anda bisa melihat miniatur Candi Prambanan dan beragam rumah adat dari berbagai daerah di Indonesia.

 

• Bujung Tenuk

Kota Menggala
Gambar: Instagram (@lampunginsta)

Kawasan rawa Bujung Tenuk merupakan daerah rawa pasang surut sebagai tampungan air di musim hujan yang terjadi secara alami. Ketika musim hujan tiba, rawa ini akan terlihat seperti danau yang sangat luas.

Dan pada saat musim kemarau, kawasan ini menjadi padang yang luas serta dijadikan sebagai tempat menggembala hewan ternak masyarakat sekitar. Saat sore menjelang, menyaksikan berbagai jenis burung spesies langka sambil menikmati udara segar di kawasan ini menjadi hal yang sangat mengasyikkan.

Masih cukup banyak jika harus mengulik satu persatu objek wisata di kota ini. Sayang, kurangnya perhatian dari pihak terkait dalam hal ini menjadikan potensi yang ada seolah terabaikan. Semoga kedepan agar lebih diperhatikan untuk kemajuan pariwisata Kabupaten Tulang Bawang, khususnya Kota Menggala dan sekitarnya.

 

Kota Menggala “Paris Van Lampung” Kabupaten Tulang Bawang

Sebelum kemerdekaan, tempo doeloe kota Menggala disebut sebagai “Paris Van Lampung”. Hal tersebut bukan tanpa dasar, karena menurut peta sejarah, kebudayaan dan perdagangan di Nusantara menggambarkan bahwa Tulang Bawang merupakan salah satu kerajaan tertua di Indonesia selain Kerajaan Melayu, Kerajaan Sriwijaya, Kerajaan Kutai dan Tarumanegara.

Secara administratif, selain sebagai ibukota kecamatan, Menggala yang juga sekaligus merupakan Ibukota kabupaten, menjadikan Kota Menggala saat ini telah menjadi pemukiman yang cukup ramai. Prasarana transportasi berupa jalan darat yang dikenal dengan Trans Sumatera Lintas Timur menghubungkan antara Menggala dengan Palembang dan Bandar Lampung.

Jika Anda bertolak dari Bandar Lampung menuju Menggala dengan berkendara, butuh waktu sekitar ± 3 jam perjalanan untuk jarak tempuh 110 kilometer dengan melalui Jalan Lintas Timur.

Rasanya pada bagian kalimat ini mata mulai terasa berat. Setelah mengulas sekelumit budaya daerah berjudul Kentalnya Kopi Lampung Tak Sekental Adat Budaya Kota Menggala, mungkin saatnya Tebar Pesona Travel untuk menyeruput kentalnya kopi Lampung sebagai pengganjal mata.

#SalamTebarPesona

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.