Fenomena Tersembunyi dari Air Terjun Muara Enim Sumatera Selatan

Fenomena Tersembunyi dari Air Terjun Muara Enim Sumatera Selatan – Kalau menyebut Sumatera Selatan, mungkin masih banyak orang merasa asing dengan objek wisata Air Terjun Muara Enim. Selama ini Kota Palembang sebagai ibukota provinsi, memang lebih terekspos dibanding kota lainnya. Ekspos ini seolah dipertegas ketika Palembang menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XVI, pada tahun 2004 silam.

Kesempatan berharga menjadi tuan rumah tidak disia-siakan. Pemerintah setempat pun melakukan pembangunan dan perbaikan berbagai fasilitas demi menjamu kontingen se-Indonesia. Kesan yang diharapkan pun tercapai dengan baik, penyelenggaraan PON mendapat banyak pujian dari publik.

Sampai sekarang, publik lebih memilih PON Palembang sebagai PON tersukses. Mereka membandingkannya dengan penyelenggaraan PON Bandung 2016, yang dianggap sebagai PON terburuk dalam sejarah. Padahal, 55 tahun sebelumnya Bandung sudah pernah menjadi tuan rumah. Pengalaman Bandung sebagai penyelenggara bak hilang ditelan bumi.

Kesuksesan PON Palembang berlanjut pada ajang internasional. Pada tahun 2018 nanti, Palembang akan kembali menjalani pengalaman pertama sebagai tuan rumah. Ajang yang akan diselenggarakan oleh Palembang adalah Asian Games.

 

Lihat : Menikmati Keindahan Tempat Wisata di Kota Palembang

 

Berbagi tugas dengan Jakarta, Palembang mendapat kesempatan mempersiapkan arena pertandingan untuk cabang basket, menembak, triatlon, dayung, bola voli, kano, sepak bola, tenis, sepak takraw, sport climbing, dan boling. Kesempatan Palembang unjuk gigi kesekian kalinya ini, jelas menjadi kabar baik untuk sejumlah objek wisata yang potensial. Salah satu objeknya adalah wisata Air Terjun Muara Enim. Objek wisata ini telah menjadi andalan dari kabupaten berpenduduk +/- 700.000 jiwa tersebut.

Dilihat dari keberagaman topografinya, sangat masuk akal kalau Kabupaten Muara Enim mengandalkan dan mengekspos wisata air terjun. Sebagai informasi, topografi kabupaten yang merayakan hari jadinya setiap tanggal 20 November ini, membentuk perbukitan dan aliran sungai.

Wilayah dataran tingi Muara Enim di sebelah barat daya, merupakan bagian dari pegunungan Bukit Barisan. Sementara di sisi barat laut-utara, terdapat area rawa yang terhubung dengan Sungai Musi. Keindahan lanskap Muara Enim benar-benar menyuguhkan fenomena tersembunyi yang akan menggugah langkah wisata Anda.

Segera temukanlah fenomena tersembunyi ini dengan mengumpulkan informasi transportasi dari Palembang ke Muara Enim. Karena jarak tempuhnya yang mencapai 3 jam perjalanan darat, Anda sebaiknya menyisihkan waktu untuk bermalam di Muara Enim.

 

Lihat juga : Hotel di Muara Enim yang Terkenal Murah dengan Pelayanan Terbaik

 

Air Terjun Muara Enim dan Beberapa Objek Wisata Disekitarnya

Demi mempermudah rencana perjalanan, berikut ini beberapa tempat wisata di Muara Enim yang wajib Anda cermati. Temukan salah satu tempat yang menurut Anda sangat cocok untuk menikmati libur akhir pekan ini.

Air Terjun Bedegung

Air Terjun Muara Enim

Air Terjun Bedegung terletak di Desa Bedegung, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim. Kombinasi lanskap air bening dan pepohonan yang hijau, menyuguhkan kemegahan yang luar biasa dari air terjun ini. Dikenal juga dengan nama Curup Tenang, ketinggian air terjun ini mencapai 99 meter!

Bila hendak membawa tripod, Anda bisa melengkapinya dengan pelindung tambahan, sehingga debur air tidak membasahinya. Cobalah berkunjung ke Curup Tenang menjelang musim kemarau. Pada musim tersebut, debit air tidaklah terlalu besar. Jadi, tripod yang Anda pasang di tengah jembatan, akan lebih aman dari percikan air terjun.


Air Terjun Selingsing

Air Terjun Muara Enim

Air Terjun Selingsing terletak di Desa Tanjung Agung, sekitar 40 kilometer dari pusat kota Muara Enim. Meskipun ketinggiannya hanya 15 meter, panorama objek wisata ini tetaplah sayang dilewatkan. Lanskap hutan yang rimbun merupakan berkah yang layak disyukuri, karena akses jalan ke lokasi air terjun ini cukup menguras tenaga.

Daya tarik utama Curup Selingsing adalah bentuk dasar sungainya yang berasal dari padatan batubara. Padatan ini berbeda dengan batu atau tanah, sehingga Anda tidak perlu khawatir terpeleset saat berfoto di sini.


Air Terjun Napal Lintang

Air Terjun Muara Enim

Sensasi kesejukan air terjun selanjutnya adalah Air Terjun Napal Lintang. Berlokasi di Desa Lubuk Nipis, Kecamatan Tanjung Agung, air terjun ini bisa ditemukan dengan menempuh 90 menit perjalanan darat dari Kota Muara Enim.


Air Terjun Napal Carik

Air Terjun Muara Enim

Berlokasi di Desa Muara Emil, Kecamatan Tanjung Agung, Air Terjun Napal Carik menawarkan pesona dua tingkat yang sangat eksotis. Tiap tingkat memiliki perbedaan tinggi. Bagian dasar, yakni tingkat pertama, memiliki ketinggian 5 meter dan lebar 3 meter. Sementara bagian atasnya, berbentuk tegak lurus dengan tinggi sekitar 10 meter.


Air Terjun Curup Bali

Air Terjun Muara Enim

Apabila Anda termasuk penikmat pendakian yang terjal, Air Terjun Curup Bali adalah lokasi yang cukup mendukung. Terletak di Desa Lebak Budi, Kecamatan Tanjung Agung, akses menuju air terjun ini cukup menantang dengan lintasan hutan dan tebing. Selepas lintasan tersebut, barulah Anda dapat memanjakan diri untuk menikmati air terjun setinggi 20 meter yang memesona dengan hamparan batu – batu besar.


Air Terjun Lemutu

Air Terjun Muara Enim

Air Terjun Lemutu di Desa Pagar Dewa, Kecamatan Tanjung Agung, merupakan salah satu objek wisata yang masih hijau dan sangat asri. Ciri khas Curup Lemutu adalah pesona undakan yang membuat laju air semakin menggoda untuk dipotret. Akan tetapi, objek wisata yang asri ini tampaknya masih memerlukan banyak perbaikan fasilitas, agar pengunjung semakin nyaman.


Candi Bumi Ayu

Air Terjun Muara Enim

Selain sejumlah wisata air terjun, Kabupaten Muara Enim juga memiliki wisata budaya dan sejarah, yakni Candi Bumi Ayu. Berlokasi di Desa Bumi Ayu, Kecamatan Tanah Abang, candi ini menawarkan tapak tilas kebesaran pengaruh Hindu sebelum abad ke-16. Inilah satu-satunya kompleks percandian yang ada di Sumatera Selatan.


Taman Satwa Sriwijaya

Air Terjun Muara Enim

Wisata di Muara Enim semakin bervariasi dengan keberadaan Taman Satwa Sriwijaya. Apabila Anda berminat meninjau kelengkapan koleksi dan hiburan satwa di sini, datanglah ke Desa Talang Taling, Kecamatan Gelumbang. Silakan nikmati sensasi naik ke atas punggung gajah, hanya dengan membayar Rp. 2.000 saja.


Danau Deduhuk

Air Terjun Muara Enim

Danau yang diberi nama berdasarkan varietas deduhuk ini, bisa Anda kunjungi di Desa Segamit, Kecamatan Semende Darat Ulu. Deduhuk sendiri merupakan jenis tanaman keras dengan daun berbulu dan buah yang kecil. Perjalanan menuju danau seluas 90 hektar dengan kedalaman 12 meter ini, akan menyegarkan mata Anda. Hamparan sawah dan perbukitan yang hijau, siap menemani langkah wisata Anda. Sempatkan juga menengok kebun stroberi serta bermacam sayuran yang menjadi andalan kawasan ini.

Demikianlah uraian tentang Air Terjun Muara Enim beserta sejumlah objek wisata lainnya. Beberapa objek wisata tampaknya masih membutuhkan perbaikan dan peningkatan fasilitas. Sembari menunggu pemugaran selesai, Anda bisa menjajal objek-objek andalan lain yang sudah semakin cantik. Selamat berkunjung!

#SalamTebarPesona

Jika belum mampu berbagi secara materi, manfaatkanlah pengetahuan yang dimiliki meski hanya sekedar berbagi informasi. Karena dengan selalu berbagi dan peduli, maka rezeki akan mengalir tiada henti. Anda bisa memulainya dengan membagikan postingan di atas kepada siapa saja yang mungkin membutuhkan informasinya!

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.