Nunggu Waktu Berbuka Puasa? Nyantai di Taman Gajah Lampung Aja!

Taman Gajah Lampung

Taman Gajah Lampung – Berdasarkan data tahun 2014, populasi penduduk Kota Bandar Lampung berjumlah 1.167.101 jiwa. Meskipun tinggal di pinggiran kota, namun bisa dipastikan bahwa angka 1 di ujung jumlah tersebut adalah daftar jiwa saya.

Sisanya? Tentu orang rumah saya, sanak, kerabat, teman, sahabat, tetangga, ketua RT hingga pejabat tinggi kota ini termasuk di dalamnya. Bahkan tidak ketinggalan pula Bik Ijah, tukang sayur keliling langganan orang rumah juga terdaftar ke dalam hitungan angka yang tertera.

Walaupun terbilang padat, tapi Bandar Lampung merupakan Kota “Tapis Berseri” (Tertib, Aman, Patuh, Iman, Sejahtera, Bersih, Sehat, Rapih, Indah). Itulah slogan yang terpampang di atas gapura kota ini.

Dua kali dinobatkan sebagai kota besar terbersih melalui penghargaan Adipura Kencana pada tahun 1995 dan tahun 2009, merupakan bukti nyata sesuai bagian dari slogan yang ada.

Jadi bilamana sewaktu-waktu Anda menyambangi Kota Bandar Lampung dan membaca slogan tersebut, jangan pernah beranggapan bahwa itu hanyalah hiasan atau pelengkap simbol semata, ya!

Taman Gajah Lampung Tempat Nyantai Menyenangkan

Bahwasanya Pesona Indah dari Objek Wisata di Lampung sudah cukup dikenal publik, itulah kenyataan yang sebenarnya. Salah satu diantaranya seperti Pantai Tanjung Setia yang mampu menjangkau dunia dengan memikat para bulek, paklek dan teman-temannya hingga rela datang jauh-jauh untuk berselancar-ria di ketinggian ombaknya.

Namun jika hanya untuk menghibur sepenggal hati di tengah lapangnya dada, terlebih hanya sekedar menunggu waktu berbuka puasa tiba, tidak perlu jauh-jauh menuju objek wisata seperti Pantai Tapak Kera Lampung, Pulau Pahawang apalagi hingga ke Pantai Tanjung Setia yang letaknya di Pesisir Barat Lampung nun jauh disana.

Karena bedug maghrib waktunya tidak pernah delay seperti jadwal penerbangan, maka cukuplah dengan menyusuri kota yang bersih, indah dan rapih di setiap sudutnya, tanpa terasa waktu berbuka puasa pun segera tiba. Terlebih waktu yang ada dilalui bersama orang-orang tersayang di tempat yang seru dan menyenangkan.

Taman Gajah Lampung
Gambar dari: Google

Seperti Lampung Elephant Park atau Taman Gajah Lampung, adalah salah satu tempat nyantai seru dan menyenangkan yang bisa Anda jadikan pilihan. Dengan hanya Rp3 ribu saja untuk naik Angkot di Bandar Lampung dari depan Ramayana atau Stasiun Tanjung Karang, kurang dari 10 menit Anda sudah mendarat mulus di tujuan.

Apa Itu Lampung Elephant Park atau Taman Gajah Lampung?

Bukankah habitat gajah adanya di Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur? Betul sekali, tidak salah bahwa TNWK merupakan taman nasional perlindungan gajah di daerah Lampung, tepatnya Lampung Timur! Lalu, Lampung Elephant Park itu sendiri ..?

Lampung Elephant Park atau Taman Gajah Lampung adalah Ruang Terbuka Hijau (RTH) di pusat kota Bandar Lampung yang sebelumnya dikenal sebagai Pasar Seni dan Lapangan Merah Enggal. Selain untuk menambah tempat liburan masyarakat, RTH juga berfungsi sebagai paru-paru kota Bandar Lampung.

Taman Gajah Lampung diresmikan oleh Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo beberapa waktu yang lalu. Tepatnya 10 Februari 2018. Meskipun pada saat diresmikan belum 100% selesai, tapi fasilitas yang tersedia di taman ini bisa dibilang sudah cukup lengkap.

Fasilitas dan Harga Tiket Masuk Taman Gajah Lampung

Taman Gajah Lampung
Lukisan 3D di Taman Gajah Lampung
(Gambar dari: lampung.tribunnews.com)

Berbagai wahana seru dan spot-spot cantik bisa Anda nikmati sepuasnya di Taman Gajah Lampung. Beberapa diantaranya seperti air mancur menari, dinding dengan lukisan 3D untuk latar belakang foto, taman bunga yang indah, lapangan multifungsi untuk futsal dan basket, skatepark dan trampolin, hingga musholla pun melengkapi.

Jika Anda tidak ingin melewatkan indahnya pancaran dari aneka warna lampu LED yang mengiringi setiap liukan air mancur di waktu malam hari, Anda pun bisa berbuka puasa di sini.

Taman Gajah Lampung
Air Mancur Menari di Taman Gajah Lampung
(Gambar dari: intisarinews.com)

Terdapat banyak sekali penjual makanan dan minuman yang bisa Anda pilih sebagai menu berbuka puasa atau bahkan sekaligus makan malam di sekitar taman ini. Selesai berbuka puasa, musholla di dalam taman telah tersedia untuk menunaikan kewajiban.

Taman Gajah Lampung
Musholla di Taman Gajah Lampung
(Gambar dari: teraslampung.com)

Semua keindahan dan keseruan yang ada di Taman Gajah Lampung, bisa Anda nikmati secara cuma-cuma alias gratis. Anda hanya akan mengeluarkan uang sebesar Rp5 ribu untuk bayar parkir kendaraan roda empat dan Rp3 ribu untuk kendaraan roda dua. Namun jika Anda berangkat dengan naik angkot, bus kota atau taksi online dan semacamnya, maka Anda tidak perlu membayar retribusi apapun untuk diri Anda selama berada di sana.

Bagaimana … tertarik nunggu waktu berbuka puasa di Taman Gajah Lampung?

Sebagai penutup, saya bangga tinggal di Provinsi Lampung. Khususnya Bandar Lampung selaku ibu kota dari provinsi paling selatan di Pulau Sumatera ini. Sebagai pintu gerbang utama penghubung antara Pulau Sumatera dan Pulau Jawa, letak Kota Bandar Lampung berada ±165 km sebelah barat laut Jakarta.

Dipimpin Gubernur muda karismatik dan Walikota tegas bersahaja, Kota “Tapis Berseri” Bandar Lampung semakin maju dan berkembang. Kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat merata, tenteram, damai dan sentosa. Tidak terkecuali saya, salah satu diantara yang merasakannya.

Kepada Pak Gub dan Pak Wali, jika Bapak-bapak tersanjung dengan pujian tulus yang ala kadarnya dari penulis sekaligus admin blog ini, saya Rustam Renaldy 😁🙏

#SalamTebarPesona

*** Tulisan ini diikutsertakan dalam Program Tematik Ramadhan di Lampung Bersama Tapis Blogger.

14 thoughts on “Nunggu Waktu Berbuka Puasa? Nyantai di Taman Gajah Lampung Aja!”

  1. Salah paham banget asli, kirain ada hubungannya sama way kambas. 😂😂
    Btw salam kenal mas, dari lampung timur.
    Hehehe..

    1. Upss … yang punya wilayah hampir komplain yaa. Secara gajah punya Lampung Timur gitu lho. Hihihi

      Salam kenal kembali … sukses selalu!

  2. Tempat seperti ini yang dirindukan oleh kami warga Jakarta. Lampung lagi bebenah untuk menjadi destinasi wisata ya, terutama untuk warganya sendiri. Biayanya jugagratis, cuma bayar parkir doang. Keren ih…. Sukses terus untuk Lampung

    1. Alhamdulillah di Lampung masih terdapat lahan yang cukup untuk obyek-obyek wisata seperti ini. Bangga pastinya, terlebih untuk menikmatinya tanpa dipungut biaya alias gratis. Hehe

  3. terlihat luas dengan banyak gambar-gambar tiga dimensi di taman gajah ini.
    Masuknya katanya gratis ya mas

    1. Lumayan luas, Mas. Itulah sebabnya fasilitas di taman ini begitu lengkap. Sampai dengan hari ini masih gratis dan semoga gratis selamanya. Hihi

  4. Keren keren tempatnya Mz, apa ada gajah sungguhannya Mz di Taman itu? Btw temanya juga keren bisa 2 versi amp dan non amp gmna caranya ya?

    1. Keren dong … main-main ke Lampung, Risna. Hehe

      Gajah hanya namanya saja. Secara Lampung terkenal akan gajah, maka dibuatlah taman tersebut dengan nama Taman Gajah.

      Saya pakai plugin, bisa AMP dan non AMP. Terima kasih sudah berkunjung ke TPT. Salam sukses selalu!

  5. Taman Gajah Lampung Tempat Nyantai Yang Menyenangkan ?

    wow….. ini benar adanya, karna kalau dilihat dari sisi sejarah kesuksesan Bandar Lampung hingga memiliki julukan Kota “Tapis Berseri” Tertib, Aman, Patuh, Iman, Sejahtera, Bersih, Sehat, Rapih, Indah, dan kata slogan ini begitu lekat dengan kota Bandar Lampung itu sendiri….

    1. Alhamdulillah, Mas. Dua kali menyabet gelar sebagai kota besar terbersih merupakan salah satu kebanggaan kota ini. Ditambah lagi dengan adanya taman tersebut, kini masyarakat bisa nongkrong santai di tempat yang menyenangkan. Hehe

  6. Keren deh mas … lokasinya dilengkapi lulisan 3D.
    Jadi kalo pada pengin berfoto disana ngga perlu membayar.
    Bagus untuk contoh lokasi wisata di kota lain.

    1. Alhamdulillah Mas Sant, meskipun taman ini belum sepenuhnya selesai, tapi kami sudah cukup senang dengan adanya Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kota ini. Terlebih semuanya gratis, Mas. Hehe

  7. Tulisannya selalu mantap, keren. 😉👍
    Salam buat bik ijah haha

    Kesana bareng keluarga cocok banget ya bang.. Bawa bekal sendiri jd bener2 gratis tis 😊😂

    1. Hahaha … apapun status Bik Ijah, dia tetap bagian dari hidup ini. Melalui gowesan-gowesan kaki luwes di pedal sepeda onthel miliknya kami sekeluarga diajarkan menu makan sehat dari bayam, wortel, kentang dan sekutunya.

      Yaa, taman gajah memang cocok banget untuk nyantai bareng keluarga. Boleh2 aja sih bawa bekal sendiri, tapi rasanya mubazir deh! Soalnya ketika waktu berbuka puasa tiba, makanannya sudah basi. Hihihi

Berikan Tanggapan Anda!